Home Ekonomi Pembangunan Tol Probowangi Paket 1 Diduga ‘Ngutang’ ke Masyarakat, Siliwangi Surati Humas KSO
Ekonomi

Pembangunan Tol Probowangi Paket 1 Diduga ‘Ngutang’ ke Masyarakat, Siliwangi Surati Humas KSO

220
Dok Foto : Ketua Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri

Probolinggo, newsradarjatim.com – Pembangunan jalan tol Probolinggo – Banyuwangi atau Probowangi yang merupakan ruas pamungkas dari jalan tol Trans Jawa yang diharapkan mampu mewujudkan kelancaran distribusi orang, barang, dan jasa, serta menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat, menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya.

Di antara persoalan yang timbul salah satunya berkaitan dengan pembayaran atau invoice tagihan yang belum terbayarkan. Hal itu diduga terjadi dalam pengerjaan jalan tol Probowangi paket 1.

Ihwal itulah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Advokasi Siliwangi melayangkan surat permintaan klarifikasi kepada Humas KSO Paket 1 pembangunan tol Probowangi.

Kepada media ini, Syaiful Bahri selaku ketua dari Non Governmental Organization tersebut mengaku telah menerima laporan informasi dari salah satu penambang dan beberapa sopir truk yang diduga menjadi korban tunggakan pembayaran dalam pengerjaan jalan tol paket 1.

“Ada salah satu subkontraktor yang memiliki tunggakan pembayaran terhadap salah satu penambang, yang kemudian hal itu juga berdampak tidak dibayarnya beberapa sopir truk yang mengangkut material di pekerjaan paket 1. Ketika kami klarifikasi ke pihak subkontraktor terkait, dirinya mengaku belum menerima pembayaran dari PT Adhi Karya selaku kontraktor utama dalam pekerjaan tersebut” terangnya, Kamis (20/3/25).

Pegiat LSM asli Kabupaten Probolinggo ini menduga persoalan yang terjadi merupakan mata rantai yang tidak bisa dipisahkan. Untuk itu, pihaknya menganggap perlu berkirim surat klarifikasi ke pihak Humas KSO Paket 1 guna mendapatkan kejelasan dalam persoalan yang merugikan  masyarakat Kabupaten Probolinggo (penambang dan beberapa sopir truk).

“Jika hal ini benar adanya bahwa pihak PT Adhi Karya selaku kontraktor utama tidak menunaikan kewajiban pembayaran kepada subkontraktor, yang hal itu berdampak terhadap penambang dan sopir truk yang notabene masyarakat Kabupaten Probolinggo, tentunya hal ini sangat memalukan. Sekelas Proyek Strategis Nasional (PSN) pengerjaannya diduga masih ngutang ke masyarakat,” pungkasnya.

Sampai berita dinaikkan, media ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak Humas KSO Paket 1 pembangunan jalan tol Probowangi. (roh)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Potret Kontras Penegakan Aturan MBG : Ketegasan Lumajang vs Evaluasi Prosedural Probolinggo

PROBOLINGGO – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur kini...

Ulat dalam MBG : Kegagalan Sistemik atau Kejahatan Kemanusiaan ?

Probolinggo – Aktivis Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri mengecam keras temuan ulat...

Polemik Tunggakan Pembayaran Tol Paket 1 Terselesaikan, Apa Masih Ada yang Lain ?

Probolinggo, newsradarjatim.com – Polemik tunggakan pembayaran dalam pembangunan jalan tol Probolinggo –...

Konflik PT AKM dengan Supplier Berbuntut Panjang, Dirut PT Sultan Teknik Utama Angkat Bicara

Probolinggo, newsradarjatim.com – Dirut PT Sultan Teknik Utama, Novian Ramadhanu Fidhayanto menanggapi...