
Probolinggo, newsradarjatim.com – Pembangunan jalan tol Probolinggo – Banyuwangi atau Probowangi yang merupakan ruas pamungkas dari jalan tol Trans Jawa yang diharapkan mampu mewujudkan kelancaran distribusi orang, barang, dan jasa, serta menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat, menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya.
Di antara persoalan yang timbul salah satunya berkaitan dengan pembayaran atau invoice tagihan yang belum terbayarkan. Hal itu diduga terjadi dalam pengerjaan jalan tol Probowangi paket 1.
Ihwal itulah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Advokasi Siliwangi melayangkan surat permintaan klarifikasi kepada Humas KSO Paket 1 pembangunan tol Probowangi.
Kepada media ini, Syaiful Bahri selaku ketua dari Non Governmental Organization tersebut mengaku telah menerima laporan informasi dari salah satu penambang dan beberapa sopir truk yang diduga menjadi korban tunggakan pembayaran dalam pengerjaan jalan tol paket 1.
“Ada salah satu subkontraktor yang memiliki tunggakan pembayaran terhadap salah satu penambang, yang kemudian hal itu juga berdampak tidak dibayarnya beberapa sopir truk yang mengangkut material di pekerjaan paket 1. Ketika kami klarifikasi ke pihak subkontraktor terkait, dirinya mengaku belum menerima pembayaran dari PT Adhi Karya selaku kontraktor utama dalam pekerjaan tersebut” terangnya, Kamis (20/3/25).
Pegiat LSM asli Kabupaten Probolinggo ini menduga persoalan yang terjadi merupakan mata rantai yang tidak bisa dipisahkan. Untuk itu, pihaknya menganggap perlu berkirim surat klarifikasi ke pihak Humas KSO Paket 1 guna mendapatkan kejelasan dalam persoalan yang merugikan masyarakat Kabupaten Probolinggo (penambang dan beberapa sopir truk).
“Jika hal ini benar adanya bahwa pihak PT Adhi Karya selaku kontraktor utama tidak menunaikan kewajiban pembayaran kepada subkontraktor, yang hal itu berdampak terhadap penambang dan sopir truk yang notabene masyarakat Kabupaten Probolinggo, tentunya hal ini sangat memalukan. Sekelas Proyek Strategis Nasional (PSN) pengerjaannya diduga masih ngutang ke masyarakat,” pungkasnya.
Sampai berita dinaikkan, media ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak Humas KSO Paket 1 pembangunan jalan tol Probowangi. (roh)

Leave a comment