
Probolinggo, newsradarjatim.com – Aksi demonstrasi (unjuk rasa) yang rencananya dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Anti Mafia PSN ke kantor KSO (Main Contraktor) pembangunan tol Probowangi paket 2, batal digelar.
Koordinator aksi, Irfan Mu’tasim Billah mengatakan, pembatalan tersebut dilakukan karena pihak KSO (Main Contraktor) pembangunan tol Probowangi paket 2 telah menjembatani persoalan yang ada. Khususnya berkaitan dengan salah satu Subkontraktor yang diduga telah bertindak semena-mena terhadap supplier yang notabene pengusaha lokal Kabupaten Probolinggo.
“Sejatinya, aksi itu kami laksanakan pada Rabu tanggal 26 Pebruari. Namun berhubung sudah terjadi penyelesaian, dan tunggakan pembayaran telah diselesaikan oleh salah satu Subkontraktor paket 2, maka aksi itu kami batalkan,” terangnya, Senin, (24/2), siang.
Ia juga menyampaikan tentang pertimbangan lainnya, yakni terkait kondusifitas wilayah dan kelancaran arus lalu-lintas, yang tentunya berpotensi terjadi kemacetan dengan massa kurang lebih 1.000 (seribu) peserta aksi.
“Tadi (Senin, 24/2), proses mediasi dilakukan di kantor KSO (Main Contraktor) pembangunan tol Probowangi paket 2. Dan surat pembatalan aksi demonstrasi sudah kami serahkan ke pihak Polres Probolinggo. Harapan kami, ke depan tidak terjadi persoalan serupa,” pungkasnya. (red)

Leave a comment