
Probolinggo, newsradarjatim.com – Kasus illegal logging yang terjadi di wilayah kelola Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Pakuniran, BKPH Kraksaan, KPH Probolinggo, menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Pasalnya, informasi yang beredar saat ini, jenis kayu balsa yang diamankan pihak RPH setempat di Desa Kalidandan, Kecamatan Pakuniran, diduga ditukar dengan ukuran jauh lebih kecil dari yang asli. Bahkan, jumlahnya pun diduga berkurang.
Kepala RPH Pakuniran, Hairus Saleh, saat dihubungi media ini membantah kabar tersebut. Barang bukti kayu balsa yang diamankan RPH Pakuniran pada bulan September 2023 itu, masih sesuai dengan hasil penyitaan.
“Tidak benar itu Pak. BB (barang bukti) yang diamankan tidak sampai satu truk. Jumlahnya sebanyak 30 batang, dengan ukuran berkisar 130 meter,” terangnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (28/9/23) siang.
Sementera itu, keterangan berbeda disampaikan oleh Moh. Salehuddin yang waktu kejadian masih menjabat sebagai Mandor Perhutani RPH Pakuniran (saat ini sudah dipindah tugaskan). Saat dihubungi melalui sambungan seluler, pria yang akrab disapa Sahut ini mengatakan, jumlah pohon balsa yang ditebang secara liar tersebut sebanyak 52 pohon.
“Waktu itu saya ikut tim regu Polmob untuk mengecek ke lokasi. Jumlah kayu balsa yang ditebang sebanyak 52 pohon. Jadi jika dipotong dengan ukuran 130 meter, maka jumlahnya sangat banyak. Kalau mengenai ukuran, dilihat dari foto saja ukurannya sudah berbeda,” ungkapnya, Kamis (28/9/23) siang.
Di sisi lain, Komandan Regu Polmob Perhutani KPH Probolinggo, Tryono, membenarkan jika pihaknya sudah turun ke lokasi kejadian, dan sudah melaporkan kasus tersebut ke pimpinannya di KPH Probolinggo. Jadi tindaklanjutnya, tergantung keputusan pimpinannya. Namun begitu, berkaitan dengan upaya pengusutan kasus illegal logging tersebut, pihaknya akan membuat laporan model A ke pihak kepolisian.
“Kalau mengenai kabar tentang penukaran barang bukti, saya belum mendengar. Namun, waktu kami turun ke lokasi, juga sudah mengecek keberadaan barang buktinya,” ujarnya, Kamis (28/9/23) siang. (sb)

Leave a comment