
Probolinggo, newsradarjatim.com – Dugaan penyalahgunaan bantuan bibit bawang merah dari Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo yang diperuntukkan bagi kelompok tani (Poktan) Tulus Abadi, Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, kabupaten setempat, beredar di masyarakat. Bahkan, beredarnya kabar tersebut juga merembet terhadap pengelolaan dana desa (DD) yang diduga turut disalahgunakan.
Alhasil, berawal dari laporan informasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Laskar Advokasi Siliwangi, melakukan observasi di lapangan. Merujuk kepada data yang berhasil dihmpun LSM tersebut, Poktan Tulus Abadi diketahui menerima bantuan bibit bawang merah sebanyak 3.000 kg, dari Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, pada tanggal 12 Mei 2025.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal LSM Laskar Advokasi Siliwaangi, Hasan Basri. Dikatakannya, bantuan bibit bawang tersebut diduga tidak seluruhnya dimanfaatkan sesuai tujuan program. Melainkan diduga diperjualbelikan kepada petani, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) desa setempat.
“Terdapat dugaan bahwa BUMDes mengeluarkan dana fiktif atas perintah kepala desa melalui bendahara BUMDes. Padahal, sesuai ketentuan Permendesa PDTT, setiap desa wajib mengalokasikan minimal 20% dari total Dana Desa untuk program ketahanan pangan dan hewani,” ujar Hasan Basri, Kamis (21/8/25).
Ia melanjutkan, dalam dokumen RKPDes dan/atau APBDes Desa Asembakor tahun 2025, kegiatan penanaman bawang merah dilaporkan sebagai salah satu program kerja BUMDes. Namun, menurut hasil penelusurannya, kegiatan tersebut diduga dikendalikan langsung oleh kepala desa, bukan sepenuhnya dikelola oleh BUMDes.
“Nama Ketua Poktan Tulus Abadi, Iqbal Maulidi, juga ikut menjadi sorotan. Ia disebut-sebut sebagai anak dari Kepala Desa Asembakor. Guna mengulik beragam persoalan ini, kami pun melayangkan surat permintaan klarifikasi terhadap yang bersangkutan,” terang alumnus fakultas hukum Universitas Widyagama Malang ini, seraya menyampaikan pihaknya masih menunggu jawaban resmi dari kedua belah pihak.
Sampai berita ini dinaikkan, Ketua Poktan Tulus Abadi, Iqbal Maulidi, saat dihubungi media ini guna mendapatkan keterangan seputar persoalan tersebut, tidak memberikan respon. ($b)

Leave a comment