
Probolinggo, newsradarjatim – Lembaga Bantuan Hukum Pejuang Keadilan (LBH PEKA) Kabupaten Probolinggo turut angkat bicara terkait permasalahan seputar pelaksanaan pembangunan tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) tahap 1.
Di mana saat ini, aksi protes masyarakat kerap terjadi dan mewarnai pemberitaan media massa serta media sosial (medsos). Seperti halnya protes masyarakat terhadap truk tronton yang mengangkut material hasil pertambangan batuan yang melewati jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Kotaanyar, Pajarakan, Gading, Gending, dan wilayah lainnya . Padahal, jalan kabupaten bukanlah lintasan kendaraan berkapasitas besar tersebut.
“Walaupun alasannya untuk percepatan pembangunan tol, penggunaan truk tronton yang mengangkut material hasil tambang di kelas jalan kabupaten, tetap tidak bisa dibenarkan. Untuk mengejar progres pelaksanaan tidak harus menggunakan tronton. Tinggal melakukan penambahan jumlah kendaraan truk sesuai kapasitas jalannya, itu bisa dilakukan,” ujar M. Hasan B selaku Direktur LBH PEKA saat dihubungi media ini, Selasa (15/8/23) siang.
Ihwal permasalahan itu, lanjutnya, pria asal Kecamatan Paiton ini turut mempertanyakan kinerja Satuan Lalu-lintas (Satlantas) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, yang terkesan grogi menindak bentuk pelanggaran yang terjadi. Padahal hal itu menjadi tanggung jawab atau kewenangan dua institusi/instansi tersebut. Sewajibnya Satlantas dan Dishub berani melakukan penindakan, kendati pengusaha tambang dan tronton diduga memiliki backing “orang kuat”.
“Dalam konteks ini, tidak perlu saya menjabarkan dampaknya. Sebab kita semua sudah paham bahwa hal tersebut berdampak negatif terhadap infrastruktur dan pengguna jalan. Permasalahan ini tidak akan berlarut jika Satlantas dan Dishub tegas dalam mengmbil tindakan. Saya juga usulkan agar dibuat pos pantau sementara di tiap titik masuknya truk tronton yang mengangkut material tambang tersebut. Dan mengaktifkan pos jaga yang ada. Karena saya perhatikan pos jaga Lantas di pertigaan Gudang Garam Paiton itu sering kosong,” tambahnya. (red)

Leave a comment