{"id":13502,"date":"2026-02-26T22:50:49","date_gmt":"2026-02-26T15:50:49","guid":{"rendered":"https:\/\/newsradarjatim.com\/?p=13502"},"modified":"2026-02-26T22:50:51","modified_gmt":"2026-02-26T15:50:51","slug":"ulat-dalam-mbg-kegagalan-sistemik-atau-kejahatan-kemanusiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/2026\/02\/26\/ulat-dalam-mbg-kegagalan-sistemik-atau-kejahatan-kemanusiaan\/","title":{"rendered":"Ulat dalam MBG : Kegagalan Sistemik atau Kejahatan Kemanusiaan ?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_13503\" aria-describedby=\"caption-attachment-13503\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/newsradarjatim.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260226_222711.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13503 size-full lazyload\" src=\"data:image\/gif;base64,R0lGODlhAQABAAAAACH5BAEKAAEALAAAAAABAAEAAAICTAEAOw==\" data-src=\"https:\/\/newsradarjatim.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260226_222711.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"982\" data-sizes=\"auto\" data-srcset=\"https:\/\/newsradarjatim.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260226_222711.jpg 720w, https:\/\/newsradarjatim.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260226_222711-220x300.jpg 220w, https:\/\/newsradarjatim.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260226_222711-600x818.jpg 600w, https:\/\/newsradarjatim.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260226_222711-20x27.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13503\" class=\"wp-caption-text\">Menu MBG yang Disoal Wali Murid<\/figcaption><\/figure>\n\n\n<p><strong>Probolinggo \u2013<\/strong> Aktivis Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri mengecam keras temuan ulat dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (26\/2\/26).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai, kejadian ini merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan terhadap anak dan kegagalan sistemik dalam pengawasan rantai pasok program tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Temuan ulat dalam menu MBG adalah bukti nyata bahwa sistem pengawasan kita gagal melindungi anak-anak kita dari bahaya pangan yang tidak layak,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, kejadian ini tidak hanya menunjukkan kelemahan dalam pengawasan, tetapi juga menunjukkan bahwa ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam mengelola program MBG.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ini adalah kejahatan kemanusiaan terhadap anak-anak kita, yang berhak mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi. Apalagi, di setiap <a href=\"https:\/\/www.google.com\/search?client=firefox-b-e&amp;q=Satuan+Pelayanan+Pemenuhan+Gizi+%28SPPG%29&amp;mstk=AUtExfAbQunk4lvrxB1xrlaU1qWgAIe9QSGumS0jVudSjdzcoF_k7NuEfiB5ePfdUv-9EmquxBG7V2jrIFn-foMBd7-kNE6QmgtrKs8XRpc1Mvgm2gt-dDX-CqYFc-k7RbwsPZSb-QB26S8g38vnHv2JdwVYM6PvspXaSPyq6k-dSey8u9c&amp;csui=3&amp;ved=2ahUKEwin5vfbs_eSAxUS8jgGHWo1F5gQgK4QegQIARAC\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)<\/a> sudah memiliki tenaga ahli gizi, namun mengapa kejadian seperti ini masih terus terulang ?,&#8221; tambahnya, penuh tanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perihal itu, ia meminta kepada pihak Badan Gizi Nasional dan Satgas MBG Kabupaten Probolinggo, untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Jika diperlukan, berikan tindakan tegas dengan pembekuan operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami tidak akan diam melihat anak-anak kita menjadi korban dari kegagalan sistemik ini. Kami akan turut mengawasi dan menuntut keadilan bagi anak-anak kita,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikabarkan sejumlah media online, seorang wali murid di PAUD Tahzibun Nasyiin, Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo berinisial SZ menemukan ulat dalam menu MBG yang diterima anaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menu tersebut diduga didistribuskan oleh mitra SPPG Sogaan \u2013 Pakuniran \u2013 Probolinggo, pada Kamis (26\/2\/26). &nbsp;Wali murid tersebut menyampaikan kekecewaannya atas temuan itu. Ia mempertanyakan standar kebersihan dan pengawasan makanan yang diberikan kepada anakanya. Dalam rekaman video yang beredar, menu MBG yang terdiri dari tahu pentol, bakpau dan roti, kondisinya berulat dan berjamur.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam keterangannya, Kepala SPPG Sogaan \u2013 Pakuniran \u2013 Probolinggo, M. Aminullah membenarkan bahwa menu MBG tersebut memang didistribusikan oleh mitra SPPG setempat. Ia mengaku terkejut dengan temuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, pihak SPPG bekerja sama dengan pelaku UMKM lokal untuk penyediaan bahan baku. Atas kejadin ini, pihaknya akan mengevaluasi dan memutus kerja sama dengan suplier UMKM yang bersangkutan, dan akan mencari pemasok lain yang lebih bertanggung jawab. <strong>(tim)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Probolinggo \u2013 Aktivis Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri mengecam keras temuan ulat dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (26\/2\/26). Ia menilai, kejadian ini merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan terhadap anak dan kegagalan sistemik dalam pengawasan rantai pasok program tersebut. &#8220;Temuan ulat dalam menu MBG adalah bukti nyata bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13503,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[66],"tags":[],"class_list":["post-13502","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13502"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13504,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13502\/revisions\/13504"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/newsradarjatim.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}